



Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komisariat Kediri kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kompetensi profesional akuntan dengan menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) secara gratis. Kegiatan tersebut digelar kemarin di Gedung A5 Universitas PGRI Kediri dan dilaksanakan secara hybrid, sehingga dapat diikuti peserta baik secara luring maupun daring.
Ketua IAI Komisariat Kediri, Drs. Ec. Sugeng MM, M.Ak, CA, Ak, ACPA, Asean CPA, CBV, CertDA, BKP, CRA, CRP, menyampaikan bahwa PPL ini merupakan agenda rutin yang digelar oleh IAI Wilayah Jawa Timur, khususnya komisariat Kediri. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan kompetensi, tetapi juga wadah memperkuat komunikasi, koordinasi, serta silaturahmi antar anggota.
“Kegiatan ini menjadi ruang pembaruan informasi mengenai isu-isu terkini di bidang akuntansi dan perpajakan. Selain itu, juga memperkuat jejaring antarprofesional,” ujar Sugeng yang juga merupakan pimpinan KJA Sugeng.
Dihadiri 686 Peserta, Bukti Tingginya Antusiasme
Antusiasme terlihat jelas dari jumlah peserta yang mencapai 686 orang, terdiri dari anggota IAI, akademisi perguruan tinggi, praktisi kantor akuntan publik, pegawai instansi pemerintah, sektor swasta, hingga mahasiswa akuntansi yang sedang menempuh pendidikan profesi. Keragaman latar belakang peserta ini turut memperkaya diskusi dan memperluas jaringan profesional di antara mereka.
Bahas Tren Pajak Global dan Perubahan Standar Akuntansi
Dalam PPL gratis ini, IAI Komisariat Kediri menghadirkan dua materi utama yang relevan dengan kebutuhan profesi akuntan saat ini. Materi pertama berjudul Global Trends in Tax Compliance, Sustainability, and Ethical Business Practice disampaikan oleh Prof. Dr. Poltak Maruli John Liberty Hutagaol, SE, Ak, M.Acc, M.Ec (Hons), CA. Materi kedua membahas Penerapan Perubahan SAK ETAP ke SAK EP dalam Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan, disampaikan oleh Endang Pramuwati, SE, M.Ak, Ak, CA, CPA.
Sugeng menjelaskan bahwa kedua topik tersebut dipilih karena saat ini isu kepatuhan pajak, keberlanjutan bisnis, dan perubahan standar akuntansi menjadi fokus utama profesi akuntan di tengah dinamika global. “Materi ini selaras dengan kebutuhan praktis para akuntan untuk menjaga relevansi dan keandalan laporan keuangan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi,” tambahnya.
UNP Kediri Nilai Kolaborasi Ini Sangat Strategis
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNP Kediri, Dr. Amin Tohari, M.Si., turut menegaskan pentingnya kegiatan ini di tengah kompleksitas dunia akuntansi dan perpajakan. Ia menyebutkan bahwa perubahan regulasi, perkembangan teknologi digital, serta tuntutan akan transparansi dan akuntabilitas menuntut para profesional untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Kolaborasi strategis seperti ini sangat penting. Bersama-sama kita mampu membangun ekosistem bisnis yang benar, transparan, dan berkelanjutan di tingkat lokal, regional, maupun nasional,” terang Amin.
